<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/7750148507844157640?origin\x3dhttp://infogaya-teknologi.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Rabu, 12 Juni 2013

Al-Qolam Solusi Fasih Membaca Al-Qur'an

Bapindo Plaza Sudirman Jakarta, 12 Juni 2013 - Setelah sukses mendapat penghargaan Rekor Museum Indonesia (MURI) untuk kategori "Pelopor Methode Pembelajaran Al-Qura'an dengan Sistem Sensor" pada tanggal 21 Desember 2010 lalu, Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta dengan PT. Ekatama Cipta Lestari kembali menghadirkan produk inovatif melalui produk Al-Qolamnya yakni: "Mushaf Maqamat dengan Talkin Pen type 8800" yang sekaligus menorehkan Rekor MURI yang ke-2 untuk kategori "Methode Pembacaan Al-Qur'an Mujawwad dengan Maqamat Terbanyak" hari ini.

Dengan menghadirkan fitur pen yang telah menggunakan teknologi terbaru, Mushaf Maqamat mempunyai beberapa fitur menarik dalam aplikasi untuk pembelajaran bacaan Al-Qur'an dengan Mujawwad (sangat efektif bagi) yang ingin belajar lagu-lagu Al-Qur'an dengan Mujawwad (sangat efektif bagi yang ingin belajar lagu-lagu Al-Qur'an dengan metode maqamat yakni: Rast, Bayati, Hijaz, Shaba, Sikah, jiharkah, dan Nahawand) yang mana bisa membaca per ayat, per maqam, dan per halaman. Disamping itu mushaf ini juga dilengkapi bacaan Al-Qur'an dengan Murattal, bisa dibaca per ayat, per halaman, per surah, dan per juz, penjelasan hukum tajweed 30 juz secara detil, dan merekam suara sendiri sebagai memorial dan pembelajaran.

Kehadiran Mushaf Maqmat ini tentunya sangat cocok untuk semua kalangan usia dan level masyarakat yang serius ingin mempelajari bacaan lagu-loagu Al-Qur'an melalui 7 lagu yang berbeda dengan irama yang indah dan menawan, sesuai firman Allah dalam QS. Al-Muzzammil: 4 yang artinya "Bacalah Al-Qur'an dengan sebaik-baik bacaan" dan didalam hadits nabi yang artinya:
  1. "Hiasilah Al-Qur'an dengan kemerduan suaramu, sebab suara yang merdu menambah Indah Al-Qur'an" (HR. Ad-Darimi 2/474).
  2. "Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memerdukan suaranya ketika membaca Al-Qur'an" (HR. Al-Bukhari 7624 dan lainnya)
  3. "Hiasilah bacaan Al-Qur'an dengan suaramu" (HR. Abu Daud dan Ahmad).
Mengenai kehadiran produk inovatif Mushaf Maqamat ini, PT. Ekatama Cipta Lestari sebagai pengembang terkhnologinya merasa gembira dapat menghadirkan sebuah Al-Quran yang dapat dibaca dengan pen digital yang memiliki kemudahan-kemudahan bagi yang ingin belajar membaca Al-Qur'an. Seperti yang diutarakan oleh Bapak Amirul Yaqin selaku Head of Product Development di PT. Ekatama Cipta Lestari, "Sebagai Produsen Talking Pen dan Teknologi Edukasi di Indonesia, kami merasa gembira dapat mempersembahkan produk inovatif yang mengikuti perkembangan jaman. Masyarakat Indonesia khususnya di kota-kota besar yang telah bergeser menjadi masyarakat modern yang sangat mobile, aktif dan serba instan, tentunya membutuhkan tool yang efektif dan bermanfaat, termasuk dalam belajar bacaan Al-Qur'an. Untuk itulah kehadiran Mushaf Maqamat ini tentunya dapat menjadi solusi fasih dalam membaca Al-Qur'an secara efisien dan benar".

Sementara Rektor Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA. dan Ketua Umum Yayasan IIQ Ibu HJ. Harwini Joesoef menyambut gembira atas kehadiran Mushaf Maqamat yang diharapkan dapat menarik semakin banyak Umat Islam untuk mempelajari bacaan Al-Qur'an. "Sebagai institusi yang berkonsentrasi pengembangan seni baca Al-Qur'an, pemahaman akan kadungannya, dan ilmu-ilmu kequranan lainnya, yang telah banyak melahirkan qari'ah dan hafizhah terbaik internasional." Tentunya menyambut gembira keseriusan pihak-pihak terkait dalam menghadirkan produk ini, yang aplikasinya telah berdiskusi dengan beberapa pakar agama atar memberikan manfaat bagi yang membacany. Al-Qur'an merupakan pedoman hidup bagi umat Muslim sehingga dengan hadirnya Al-Qur'an dalam bentuk yang modern in diharapkan akan menarik umat Islam untuk mulai mencintai dan membiasakan diri membaca Al-Quran yang dapat membentuk akhlak manusia menjadi baik dan santun. Dengan fitur yang modern, sederhana namun multifungsi, kehadiran Mushaf Maqamat ini dapat menjadi tuntunan bagi umat Islam di Era modernisasi ini".

Ditambahkannya, "Kehadiran Al-Qolam Digital Pen juga memperlihatkan bahwa umat Islam juga beradaptasi dengan perkembangan jaman saat ini sehingga keberadaan Al-Qur'an tidak lagi hanya dalam bentuk cetak saja tetapi sudah dapat diperlengkap dengan fitur-fitur yang memudahkan bagi pembacanya dengan informasi lengkap dan benar".

Kehadiran Mushaf Maqamat ini juga sekaligus meraih penghargaan MURI untuk kategori 'Metode Pembacaan Al-Quar'an Mujawwad dengan Maqamat Terbanyak" dimana penyerahan penghargaan MURI ini dilakukan oleh Bapak Jaya Suprana sendiri yang diberikan kepada Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta "Kami bangga dapat menyerahkan penghargaan MURI kepada pihak Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta atas inovasinya meluncurkan produk-produk Islami yang modern dan berteknologi tinggi", tutur Bapak Jaya Suprana.

Dalam acara peluncuran Mushaf Maqamat ini turut dihadiri oleh berbagai ustadz dan ustadzah yang telah memiliki prestasi mengagumkan sebagai bentuk dukungan terhadap kehadiran Mushaf Maqamat ini yaitu: 1) Ustadzah Hj. Maria Ulfah (Juara Internasional di Malaysia). 2) Ustadz H. Ahmad Muhajir (Juara Internasional di Makkah). 3) Ustadz H. Muhammad Ali (Juara Internasional di Iran), 4) Ustadzah Hj. Rahmawati Hunawa (Juara Internasional di Malaysia), 5) Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon), 6) Ustadz Riton Igitsani (Mahasiswa S2 IIQ) dan 7) Ustadzah Mariana (Mahasiswa S2 IIQ).

Sebagai informasi, Mushaf Maqamat ini tersedia di seluruh toko buku yang tersebar di Indonesia diantaranya dapat dijumpai di toko buku besar seperti toko Buku Gunung Agung, toko Buku Wali Songo, PT. Tigaraksa Satria Tbk dan distributor besar lainnya. Adapun untuk harga Mushaf Maqamat ini hanya sebesar Rp. 1.800.000,-

Factsheet
Al-Qolam Maqamat

Maqamat memiliki fitur pen yang sudah menggunakan teknologi terbaru yang mempunyai beerapa fitur menarik dalam aplikasi untuk pembelajaran dalam Mushaf Maqamat:
  • Membaca per ayat, per halaman, per surah dan per juz
  • Bacaan Maqamat 30 juz komplit
  • Penjelasan hukum tajweed 30 juz secara detail lengkap dengan cara baca
  • Merekam suara sendiri sebagai memorial dan pembelajaran
  • Membandingkan suara antara expert dengan suara kita melalui fitur "Try"
  • Terjemahan bahasa Indonesia 30 juz
  • Terjemahan bahasa Inggris 30 juz
  • Ringkasan Tafir Ibnu katsir 30 juz
  • Terdapat 546 Hadits
  • Penjelasan kisah-kisah Nabi
  • Mutiara Juz 30 edisi Anak-anak
  • Murattal Pembelajaran dengan suara antara Guru dan Murid khusus juz 30
  • Tanya Jawab (untuk mengevaluasi pemahaman anda)
Dalam "Al-Qolam Digital Pen" melalui program "Mushaf Maqamat" tersebut dilengkapi dengan:
  1. Al-Qur'an dengan nama Mushaf Maqamat
  2. Buku IQRO (jilid 1 s.d 6) sangat memudahkan bagi pemula, yang masih terbata-bata, dan yang masih belum yakin dengan bacaannya dalam membaca Al-Qur'an. Dan langsung dipandu oleh Qari'ah Internasional (Dra. Hj. Maria Ulfa M.A.) dan Hafizhah Internasional (Hj. Muthmainnah Aly, S. Th.I, M.A.)
  3. Penjelasan hukum ilmu Tazwid dengan detail (lengkap dengan teori dan cara bacaannya ) sebanyak 30 Juz yang dibaca oleh Amirul Yaqin, S.Pd.I.
  4. Al-Qur'an Portable (hanya sebuah kertas kecil berukuran A5 dimana dapat melantunkan per-surah dan per-ayat sekaligus ebanyak 30 juz) sehingga bisa dibawa keman-mana dan sangat praktis bagi yang ingin menghafal Al-Qur'an.
  5. Kumpulan doa-doa (terdiri dari doa-doa harian dan juga doa-doa Haji dan Umrah) sangat memudahkan bagi yang ingin menunaikan Ibadah Haji dan Umrah.
  6. Talking Pen type 8800
  7. Charger dan Earphone eksklusif
  8. Tas Al-Qolam Eksklusif
Penjelasan seputar Mushaf Maqamat

Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan untuk menjadi pentunjuk bagi umat manusia. Teks-teks kalamullah ini bersifat sakral (suci) karena muncul dari Zat Yang Maha Suci. Oleh karena itu membaca teks-teks Al-Qur'an bersifat ibadah. Seorang yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an akan diberi pahala oleh Allah yang bisa di lipat gandakan sampai sepuluh kali kebaikan bahkan lebih.

Cara pembacaan Al-Qur'an sudah di jelaskan dalam Al-Qur'an sensiri (baca surah Al-Muzzammil: 4 yaitu membacanya dengan "tartil" yaitu secara pelan, sehingga huruf-hurufnya menjadi jelas. Cara pembacaan semacam ini memberi efek psikologis tersendiri bagi pembacanya terutama bagi yang mengerti artinya;

Cara pembacaan Al-Qur'an pada masa nabi dan para sahabatnya adalah cara pembacaan yang bersahaja. Meluncur dari mulut mereka begitu saja secara spontanitas tanpa harus memikirkan lagu apa yang harus dibaca. Namun demikian nabi sendiri menyenangi suara-suara yang bagus dalam pembacaan Al-Qur'an. Nabi menyenangi bacaan sahabatnya yang bernama Abu Musa Al-Asy'ari yang dikatakannya sebagai orang yang mempunyai suara merdu semerdu suaranya nabi Daud ketika membaca kitab Taurat. Nabi sendiri pernah berkata : (yang artinya) : "tidak termasuk dalam golongan kami, orang yang tidak melagukan Al-Qur'an".

Manusia adalah makhluk yang mempunyai cita rasa seni dan senang terhadap keindahan. Pemandangan yang indah, kicau burung yang merdu dan menyayat hati, desau angin yang semilir hening di pagi hari, deburan ombak yang saling berkejaran, gemericik suara air yang bening di pegunungan, bintang-bintang yang kemerlip di malam hari, sinar bulan purnama yang mendamaikan suasana, gesekan daun di pohon-pohon, suara jangkrik dimalam hari, wajah yang cantik, warna warninya bunga di taman, dan lain sebagainya adalah cerita-cerita indah di alam semesta. Manusia sebenarnya senang akan keindahan. Maka tidak heran jika gambaran di sorga sebagaiman diceritakan dalam Al-Qur'an maupun hadits nabi adalah gambaran keindahan yang luar biasa. Sorga adalah lambang keindahan, lambang kesenangan dan lambang kebahagiaan yang hakiki. Manusia diberikan oleh Allah berupa suara dan pita suara yang demikian banyak melebihi tangga nada yang 8 macam itu (Do-Re-Mi-Fa-So-La-Si-Do). Dengan pita suara tersebut manusia mampu menyuguhkan beragam suara dan lagu.

Sebagaimana diketahui bahwa setiap bangsa mepunyai bentuk kesenian sendiri, antara lain seni suara yang berbeda dengan bangsa lainnya. Kesenian adalah budaya mereka yang menjadi bagian dari kehidupan mereka. Ada pepatah mengatakan bahwa "Dengan agama, kehidupan menjadi berarti. Dengan ilmu pengetahuan menjadi mudah, dan dengan seni kehidupana menjadi indah".

Dari fakta sejarah diketahui bahwa bangsa arab di semenanjung Arabia, dalam bidang seni, baik seni suara, maupun jenis seni yang lain, masih kalah jauh dengan orang Parsi atau Romawi. Yang dibaggakan oleh masyarakat arab pada saat Al-Qur'an diturunkan adalah seni bertutur kata (sya'ir). Kemudian pada masa Banu Umayyah yaitu pada akhir abad pertama hijriyah, terjadilah akulturasi budaya antara bangsa arab dan bangsa Parsi dan Romawi. Orang arab mulai tertarik terhadap seni suara yang dimiliki oleh orang-orang Parsi. Mereka bahkan telah menjadikan musik sebagai salah satu cabang keilmuan yang bisa diajarkan kepada orang lain.

Dari akulturasi budaya inilah, seni suara milik orang Parsi sedikit demi sedikit merasuki ranah masyarakat arab yang hidup berdampingan dengan mereka. Arus seni suara ini, yang pada mulanya digunakan untuk membacakan syair-syair arab pada kesempatan-kesempatan tertentu, akhirnya masuk juga ke ranah Al-Qur'an. Para ulama fikih dihadapkan dengan persoalan baru yang diajukan oleh masyarakat, bagaimana hukumnya melagukan Al-Qur'an?. Sebagaimana setiap ada persoalan baru, ada reaksi yang beragam. Ada yang memandangnya dengan antusias dan positif, karena hal tersebut enak di dengarkan dan tidak bertentangan dengan syari'at. Ada yang skeptis dan menganggap bahwa hal tersebut "bid'ah" *sesuatu hal yang baru dalam ajaran agama), karena hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh nabi dan para sahabatnya dan ada pula yang menyikapinya dengan hati-hati.

Dari perjalanan waktu, masyarakat Islam pada umumnya telah menerima kehadiran lagu-lagu dalam pembacaan Al-Qur'an. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa para qari' dari Mesir, adalah kampiu dalam dunia baca Al-Qur'an. Sederet nama-nama besar telah muncul dalam permukaan sejarah pembaca Al-Quar'an, seperti Muhammad Rif'ai, Nu'aina', Abdul Basith Abdussamad, Al-Minsyawi, dan lain sebagainya.

Dari nama-nama lagu yang biasa diperdengarkan dalam pembacaan Al-Qur'an ada 7 nama lagu yaitu : Bayati, Hijaz, Nahawand, Rast, Sikath, Jiharkah, Shaba, Kentara bahwa nama lagu-lagu tersebut beraroma Parsi. Inilah jenis lagu yang digunakan dalam pembacaan Al-Qur'an dewasa ini.

Dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an yang diselenggarakan pemerintah Indonesia atau Negara lain, pengolahan, peracikan dan mempraktikan lagu-lagu tersebut berserta variasinya dalam pembacaan Al-Qur'an mempunyai peranan yang sangat penting.

Kaum muslimin di Indonesia secaa garis besar menggandrungi cara pembacaan Al-Qur'an dengan lagu-lagu tersebut. Hal itu terlihat pada saat acara-acara keagamaan yang diadakan ataupun acara kekeluargaan seperti mantenan dan lainnya, selalu menghadirkan qari'/qari'ah yang mempunyai suara yang bagus agar bisa melantunkan bacaan ayat-ayat suci Al-Quar'an.

Pada dewasa ini mempelajari lagu-lagu Al-Qur'an telah sampai pada tahap yang menggembirakan, yaitu dengan banyaknya teori-teori mempelajari dan mengetahui lagu-lagu. Hasilnya, pada masa kini sudah banyak daerah-daerah di Indonesia yang berhasil memunculkan qari'/qari'ah baru.

Pada sisi lain, jika kita melihat perkembangan pencetakan Al-Qur'an di Indonesia, kita temukan kemajuan yang demikian pesat. Produk-produk baru bermunculan dengan berbagai macam dari desain, mode, iluminasi dan konten.
  1. Mushaf adalah lembaran-lembaran yang didalamnya berisi tulisan ayat-ayat Al-Qur'an. "Maqamat" adalah beberaa jenis lagu dalam khazanah music orang arab (Parsi).
  2. Mushaf Maqamat ini menggunakan "ayat pojok" dengan memakai Khat Utsman Thaha yang sudah banyak beredar di Indonesia, begitu juga di dunia Islam.
  3. Muhaf Maqamat ini mushaf yang di dalamnya ada tanda-tanda maqam (jenis lagu) melalui pewarnaan yang jika pena digital disentuhkan pada warna tersebut maka akan keluar suara seorang qari'/qari'ah yang melantunkan bacaan Al-Qur'an dengan terlebih dahulu menunjukkan lagu yang akan dibawakan. Sehingga pendengar bisa mengetahui jeni lagu yang dibawakan.
  4. Mushar Maqamat ini dilengkapi dengan Pen Digital untuk mengetahui metode pembelajaran yang dimaksud oleh Mushaf Maqamat tersebut, dari 7 lagu dasar mujawwad (tilawah) yang telah di standarkan oleh pakar lagu-lagu dalam Al-Qur'an.
  5. Mushaf Maqmat ini diberi tanda jenis lagu (Maqamat) melalui Blok Warna. Setiap "maqam" mempunyai warna yang berbeda dengan maqam lainnya, pada tiap warna dan nama jenis lagu ditampilkan di bawah teks Al-Qur'an. Dengan demikian jika pengguna akan mendengarkan/membaca maqam tertentudari qari'/qari'ah, bisa memilihnya melalui Blok Warna yang tertera pada awal kata ayat yang telah ditentukan. Jika Pen Digital di sentuhkan pada blok warna yang diinginkan, maka akan terdengar lantunan indah dari qari'/qari'ah tersebut, dan Mushaf Maqamat serta Pen Digital ini sangat membantu bagi mereka yang ingin mengetahui dan mempraktekkan tilawah Al-Qur'an secara mandiri.
  6. Mushaf Maqamat ini juga ditandai dengan tanda tajwid melalui warna, yang sudah diberlakukan secara resmi oleh Kementrian Agama RI. melalui Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an dan diberlakukan untuk seluruh penerbitan di Indonesia. Dengan metode ini pembaca bisa mengetahui hukum bacaan pada satu kata dan bagaimana cara mempraktikkannya. Hanya dengan menyentuh Pen Digital pada tanda tajwid berwarna, pengguna bisa mendengarkan cara pembacaan terhadap kalimat yang ada.
  7. Muhaf Maqamat dan Pen Digital ini, selain dibaca dengan nada "Mujawwad" (tilawah) secara pelan, juga dibaca dengan irama "mujawwad" dan "murattal", dibaca dari awal hingga akhir Al-Qur'an), dan ini sangat jarang kita temukan bahkan mungkin juga belum pernah ada duanya di dunia Islam. Selain itu juga di dalam program Mushaf Maqamat dan Pen Digital ini, banyak konten-konten pendukung lainnya yang sangat bermanfaat.
  8. Metoda yang digunakan dalam "Mushaf Maqamat" ini adalah; setiap halaman, dan setiap "Ruku" (satu maqra') dibaca dengan 3 dan 4 maqam dan di akhiri dengan Bayyati Penutup, berikut rinciannya:
Untuk juz 1 s.d juz 10 dibaca dengan 3 mawam dengan tiga Model dan diakhiri Bayyati Penutup, dan setiap model untuk juz 1 s.d 10 dibaca pehalaman:

Model / Format Lagu - Satu
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Shaba
Lagu Ketiga Hijaz
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Dua
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Nahawand
Lagu Ketiga Rast
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Tiga
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Jiharka
Lagu Ketiga Sika
Lagu Penutup Bayati Penutup

Untuk juz 11 s.d juz 30 dibaca dengan 4 maqam dengan tujuh Model dan diakhir Bayyati Penutup, dan setiap model untuk juz 11 s.d 30 dibaca per-ruku' (atau per-'ain):

Model / Format Lagu - Satu
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Shaba
Lagu Ketiga Hijaz
Lagu Keempat Rast
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Dua
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Nahawand
Lagu Ketiga Hijaz
Lagu Keempat Rast
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Tiga
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Rast
Lagu Ketiga Jiharkah
Lagu Keempat Sikah
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Empat
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Hijaz
Lagu Ketiga Shaba
Lagu Keempat Rast
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Lima
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Mahawand
Lagu Ketiga Rast
Lagu Keempat Jiharkah
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Enam
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Jiharkah
Lagu Ketiga Sikah
Lagu Keempat Rast
Lagu Penutup Bayati Penutup

Model / Format Lagu - Tujuh
Lagu Pertama Bayati
Lagu Kedua Sikah
Lagu Ketiga Rast
Lagu Keempat Shabah
Lagu Penutup Bayati Penutup
  1. Mushaf Maqamat diajukan ke Muri dengan judul "Metode Pembacaan Al-Qur'an Mujawwad dengaan Maqamat Terbanyak".
  2. Mushaf Maqamat ini dibaca oleh 11 Qari' Qari'ah bertaraf internasional dengan Bacaan Maqamat, berikut rinciannya:
    1. ) Juz 1 = Ustadzah Hj. Maria Ulfah (Juara Internasional di Malaysia)
    2. ) Juz 2 = Ustadzah Mariana (Mahasiswa S2 IIQ)
    3. ) Juz 3 = Ustadz Riton Igitsani (Mahasiswa S2 IIQ)
    4. ) Juz 4 = Ustadzah Eva Maulina (Mahasiswa S2 IIQ)
    5. ) Juz 5 = Ustadzah Hj. Maria Ulfah (Juara Internasional di Malaysia)
    6. ) Juz 6 = Ustadzah Hj. Rahmawati Hunawa (Juara Internasional di Malaysia)
    7. ) Juz 7 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    8. ) Juz 8 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    9. ) Juz 9 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    10. ) Juz 10 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    11. ) Juz 11 = Ustadz Hj. Maria Ulfah (Juara Internasional di Malaysia)
    12. ) Juz 12 = Ustadz H. Muhammad Ali (Juara Internasional di Iran)
    13. ) Juz 13 = Ustadz H. Muhammad Ali (Juara Internasional di Iran)
    14. ) Juz 14 = Ustadz H. Muhammad Ali (Juara Internasional di Iran)
    15. ) Juz 15 = Ustadz H. Abdurrahman (Juara Internasional di Malaysia)
    16. ) Juz 16 = Ustadz H. Abdurrahman (Juara Internasional di Malaysia)
    17. ) Juz 17 = Ustadz H. Abdurrahman (Juara Internasional di Malaysia)
    18. ) Juz 18 = Ustadzah Hj. Rahmawati Hunawa (Juara Internasional di Malaysia)
    19. ) Juz 19 = Ustadz Riton Igitsani (Mahasiswa S2 IIQ)
    20. ) Juz 20 = Ustadz H. Musyid Qari Indra (Dosen Tilawah IIQ)
    21. ) Juz 21 = Ustadz H. Mursyid Qari Indra (Dosen Tilawah IIQ)
    22. ) Juz 22 = Ustadzah Hj. Maria Ulfah (Juara Internasional di Malaysia)
    23. ) Juz 23 = Ustadz H. Ahmad Muhajir (Juara Internasional di Makkah)
    24. ) Juz 24 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    25. ) Juz 25 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    26. ) Juz 26 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    27. ) Juz 27 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    28. ) Juz 28 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    29. ) Juz 29 = Ustadz Dasrizal (Juara Nasional di Ambon)
    30. ) Juz 30 = Ustadzah Hj. Maria Ulfah (Juara Internasional di Malaysia)

Label: , , , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda